
Tumpak Sewu merupakan salah satu air terjun paling terkenal di Jawa Timur. Lokasinya berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang, sehingga akses menuju tempat ini bisa ditempuh dari dua arah. Nama “Tumpak Sewu” berarti “seribu air terjun”, merujuk pada banyaknya aliran air yang jatuh berjajar menyerupai tirai besar.
Tidak seperti air terjun pada umumnya yang hanya memiliki satu aliran utama, Tumpak Sewu memiliki bentuk setengah lingkaran dengan puluhan aliran air yang turun dari tebing tinggi. Di bagian tengah, terdapat satu aliran utama yang lebih deras. Dari atas tebing, pengunjung dapat melihat formasi air yang simetris dan dikelilingi pepohonan hijau lebat. Ketika cuaca cerah, semburat pelangi sering terlihat di dasar air terjun karena pantulan cahaya matahari pada percikan air.
ntuk menikmati area dasar air terjun, pengunjung perlu menuruni jalur trekking yang cukup menantang. Jalur ini meliputi turunan terjal, bebatuan licin, dan beberapa titik yang memerlukan bantuan tali. Oleh karena itu, pengunjung harus dalam kondisi fisik yang baik dan menggunakan alas kaki yang tepat.
Namun, bagi yang tidak ingin turun ke bawah, area panorama atau viewpoint di atas sudah cukup memberikan pemandangan yang spektakuler.
Fasilitas yang tersedia masih terbilang sederhana, terutama jika masuk melalui jalur Lumajang. Area parkir, warung kecil, dan kamar mandi sudah tersedia, tetapi pengunjung tetap disarankan membawa perlengkapan pribadi seperti air minum dan jas hujan.
Tumpak Sewu bukan sekadar objek foto menarik, tetapi juga destinasi yang menawarkan pengalaman eksplorasi alam yang cukup menantang. Cocok untuk wisatawan yang menyukai petualangan dan ingin melihat salah satu air terjun paling unik di Indonesia.
