
Self reward di Paralayang Kota Batu menjadi pilihan pertama saya setelah menjalani jadwal Ujian Tengah Semester (UTS) yang terasa menumpuk tanpa jeda. Saya merasa perlu menarik napas panjang dan memberi ruang bagi diri sendiri untuk berhenti sejenak. Tidak ada tempat lain yang terlintas di benak selain Paralayang Kota Batu, destinasi wisata yang sejak lama saya anggap sebagai titik pelarian paling sederhana namun paling menyenangkan. Udara pegunungannya yang sejuk, ditambah panorama Malang yang tampak dari ketinggian, menjadikan tempat ini ruang pulih yang selalu berhasil meredakan sesak di kepala.
Baca Juga: Wisata Paralayang Batu Malam Hari: Nikmati City Light dan Tampil Kalcer di Ketinggian
Pada Sabtu (15/11/2025) itu, saya datang mengenakan kemeja flanel dan rompi dongker kesayangan. Perjalanan menuju wisata Paralayang terasa seperti perjalanan menuju versi diri yang lebih tenang. Di momen itu, saya merasakan sesuatu yang tidak bisa diberikan oleh ruang kelas atau lembar-lembar catatan selama kuliah. Kopi sangat mengepul, udara pegunungan menampar dengan lembut pada wajah, dan semua kepenatan selama pekan UTS seperti perlahan menguap bersama dingin yang naik dari lembah.
“UTS benar-benar menguras energi. Rasanya memang harus berhenti sebentar,” gumam saya dalam hati, mengingat betapa padatnya hari-hari sebelumnya. Self reward di Paralayang Kota Batu memberikan sensasi damai yang sulit saya temukan di tengah hiruk pikuk kota Malang maupun rutinias perkuliahan.
Paralayang Batu sebagai Destinasi Self Reward Favorit Mahasiswa
Saya bukan satu-satunya yang menjadikan tempat ini sebagai bentuk self reward. Fenomena memberi hadiah pada diri sendiri setelah aktivitas akademik yang padat sudah familiar di kalangan mahasiswa. Terutama di kota pendidikan seperti Malang. Banyak dari mahasiswa yang memilih destinasi alam untuk kembali menyegarkan kepala. Tempat yang yang menawarkan ketenangan, dan pemandangan luas yang membuat dada terasa lebih lapang.
Paralayang Batu menjadi salah satu destinasi favorit karena aksesnya mudah dan suasananya benar-benar mendukung untuk menenangkan diri. Ada banyak spot swafoto, tempat duduk di pinggir tebing, hingga warung kopi yang membuat siapa pun betah berlama-lama.
Saya menghabiskan waktu di sini tidak hanya untuk menikmati pemandangan, tetapi juga menjadikan self reward di Paralayang Batu sebagai cara untuk kembali menata diri. Ini adalah cara untuk menenangkan pikiran, merapikan kembali energi, dan mempersiapkan diri menyambut hari-hari perkuliahan selanjutnya lebih segar.
Link Maps Menuju Wisata Paralayang Kota Batu
https://share.google/RM2ngmPgp7Hd3cot7
