Pantai Selok dan Ruang Healing Mahasiswa di Tengah Tekanan Akademik

Pantai Selok di Kabupaten Malang Selatan perlahan menjadi ruang pelarian bagi mahasiswa yang ingin sejenak menjauh dari rutinitas akademik. Berjarak sekitar dua hingga tiga jam dari pusat Kota Malang, pantai ini menawarkan suasana yang tenang dan jauh dari hiruk-pikuk perkotaan, menjadikannya pilihan realistis bagi mahasiswa yang membutuhkan ruang jeda.

Baca Juga : Pantai Batu Bengkung Malang menjadi Destinasi Mahasiswa Menikmati Sunset.

Berbeda dengan pantai populer yang dipenuhi fasilitas hiburan, Pantai Selok hadir dengan wajah alam yang apa adanya. Deburan ombak besar, hamparan pasir, serta muara sungai yang langsung bertemu laut menciptakan suasana sunyi yang membantu mahasiswa melepaskan beban pikiran. Kondisi ini dianggap cocok bagi mereka yang mencari ketenangan, bukan sekadar hiburan visual.

Adzwa, mahasiswa asal Malang, mengaku memilih Pantai Selok sebagai tempat menenangkan diri setelah menjalani tekanan perkuliahan.

“Di sini rasanya lebih jujur. Nggak banyak keramaian, jadi bisa benar-benar mikir dan istirahat,” ujarnya. Pengalaman tersebut kemudian ia bagikan ke rekan-rekannya, memicu ketertarikan mahasiswa lain untuk berkunjung.

Namun, proses healing di Pantai Selok tidak sepenuhnya tanpa risiko. Karakter ombak pantai selatan yang besar dan arus kuat justru menjadi pengingat bahwa ketenangan alam tetap menyimpan bahaya. Fenomena ini menimbulkan paradoks: pantai yang menenangkan secara mental, namun menuntut kewaspadaan fisik.

Keunikan Pantai Selok terletak pada kemampuannya menghadirkan refleksi. Tidak hanya soal keindahan, tetapi juga tentang kesadaran diri dan batasan manusia di hadapan alam. Dampaknya, mahasiswa yang datang tidak hanya pulang dengan foto, tetapi juga dengan pengalaman emosional yang lebih dalam.

Seiring meningkatnya minat mahasiswa berkunjung, warga dan pengelola mulai memberi imbauan keselamatan sederhana serta menjaga kebersihan pantai. Pendekatan ini dilakukan tanpa mengubah karakter alami pantai, menjaga keaslian yang menjadi daya tarik utama.

Pantai Selok akhirnya hadir sebagai ruang healing alternatif bagi mahasiswa tempat belajar memperlambat langkah, membaca alam, dan memahami bahwa ketenangan sejati sering kali lahir dari kesederhanaan. Di sanalah Pantai Selok menemukan maknanya, bukan hanya sebagai destinasi wisata, tetapi sebagai ruang pemulihan mental di tengah tekanan akademik. Telah ditetapkan oleh alam itu sendiri.

Maps menuju Pantai Selok : https://maps.app.goo.gl/8y8uVas92pAcwZoo9

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *