
Sebelum membahas Pantai Sembilan Gili Genting, ada baiknya mengenal Pulau Gili Genting terlebih dahulu. Pulau ini berada di selatan wilayah Kabupaten Sumenep dengan luasnya 30,31 km persegi. Gili Genting terbentuk pada 7 April 1982 sebagai pemekaran dari Kecamatan Bluto. Pulau ini terdiri dari beberapa desa, yaitu Desa Bringsang, Aenganyar, Galis, dan Gedugan.
Pantai Sembilan Gili Genting selain memiliki pemandangan alam yang eksotis juga memiliki sejarah unik. Wisata ini berasal dari inisiatif masyarakat pada tahun 2016 untuk dijadikan sebagai destinasi wisata, karena ada keunikan dan potensi yang dimiliki tempat ini. Salah satunya adalah pasirnya yang putih halus, tetap terasa sejuk sekalipun terik panas matahari yang tertutup oleh pepohonan yang rindang.
Baca Juga: Pantai Kahuripan Gili Genting, Ruang Pulih di Tepi Laut
Sebelum bernamakan Pantai Sembilan, menurut masyarakat sekitar nama awalnya adalah Maredhen. Maredhen dalam bahasa Madura adalah sebuah kiasan untuk menggambarkan air pantai di tempat yang surut, tetap bisa dilabuhi oleh perahu kecil bahkan hingga kapal besar. Karena dulunya sekitar tahun 90an, tempat ini merupakan sebatas pelabuhan trayek penyeberangan Gili Genting – Kalianget.
Alasan pengambilan nama Pantai Sembilan, karena garis pantainya membentuk angka 9 secara alami pada awal adanya wisata ini. Angka 9 tersebut dapat terlihat dari ketinggian sekitar 30 sampai 50 meter dengan menggunakan kamera drown. Sayangnya, keunikan angka 9 tersebut saat ini telah hilang karena terkikis oleh ombak laut. Akan tetapi, eksotisnya pemandangan Pantai Sembilan Gili Genting tidak pernah hilang termakan waktu.
Siapa sangka yang awalnya hanya sebuah pelabuhan untuk perahu penyeberangan, menjelma menjadi sebuah wisata alam dengan pemandangan alam yang sangat eksotis. Dengan segala pesonanya, Pantai Sembilan Gili Genting adalah wisata alam yang dapat dikunjungi oleh semua kalangan, baik yang ingin mencari sebuah ketenangan maupun pengalaman yang disertai oleh petualangan.