Air Tenang Sumber Taman,Tempat Ngadem buat Healing .

Air Tenang Sumber Taman

Air Tenang Sumber Taman ( Sahwahita )

Air Tenang Sumber Taman-Permukaan air tenang Sumber Taman tampak hijau kebiruan, tenang, dan jernih, seolah sengaja mengundang siapa saja untuk berhenti sebentar dari padatnya kegiatan. Daun-daun kecil yang mengapung pelan di atasnya justru menambah kesan alami, seperti dekor tipis yang alam siapkan tanpa konsep. Di sudut ini, sora bisa duduk di tepian, menatap pantulan langit dan pepohonan, lalu pelan-pelan merasa napasnya kembali teratur. 

Saat waktu berjalan, riak-riak kecil di permukaan air bergerak mengikuti angin dan langkah pengunjung di sekeliling kolam. Gerakan ini menampilkan pola cahaya yang berubah-ubah, membuat mata betah berlama-lama menatap tanpa merasa bosan. Sumber Taman menawarkan jeda yang tidak dramatis, namun cukup kuat untuk membuat otak yang panas pelan-pelan mendingin.

Sora bisa memanfaatkan area sekitar kolam sebagai tempat ngobrol santai, menyeruput minuman hangat dari warung terdekat, atau sekadar rebahan sebentar di bangku taman. Aktivitasnya tidak perlu rumit, karena kualitas utama tempat ini justru datang dari ketenangan air dan warna hijau yang mendominasi pandangan. Di sini, healing hadir lewat momen kecil: saling mendengarkan, tertawa pendek, lalu menikmati hening bersama.

Baca Juga: https://soravista.id/healing-di-tengah-batu-dan-rimbun-pohon-sungai-bedengan/

Bagi Sora yang ingin healing tanpa harus naik gunung jauh atau menghabiskan banyak biaya, Sumber Taman bisa menjadi opsi realistis. Lokasinya yang biasanya dekat permukiman membuat orang bisa datang setelah kuliah atau kerja, sehingga dari penat ke rileks tidak butuh persiapan panjang. Di Sumber Taman juga sora tidak perlu pusing memikirkan htm,karena di sini semua gratis tanpa htm dan tiket parkir.

Namun, suasana tenang seperti ini hanya bisa bertahan jika sora ikut menjaga kebersihan sekitar kolam dan aliran airnya. Setiap bungkus makanan atau botol plastik yang tertinggal berpotensi mengganggu kualitas air dan merusak visual jernih yang menjadi daya tarik utama Sumber Taman, dari sekadar “datang untuk menikmati” ke “datang lalu ikut menjaga” menjadi hal penting yang perlu digerakkan.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *