Panen kubis warga setempat

Aktivitas Petani Bukit Jengkoang Batu di Pagi Mendung

Panen kubis warga setempat
Panen kubis warga setempat

Meskipun mendung menyelimuti kawasan Bukit Jengkoang Batu pada Jumat (21/11/2025), para petani tetap bekerja seperti biasa. Pagi itu, kabut tipis sesekali turun, tetapi para petani tetap menunduk di sela-sela bedengan dan melanjutkan panen tanpa banyak jeda.

Hamparan kebun berundak tampak mengilap karena embun pagi. Di beberapa titik, tanah terlihat lebih gelap setelah hujan semalam. Meski begitu, petani terus memotong sayuran dan menggerakkan tangan mereka, memenuhi lahan di lereng bukit tersebut. Irama kerja mereka stabil, menandakan panen tetap berjalan meski cuaca kurang bersahabat.

Tiga hingga empat petani terlihat bekerja dengan ritme yang sama. Mereka memilih kubis, memotong batangnya, lalu mengumpulkannya ke dalam keranjang. Dari kejauhan, rompi warna-warni yang mereka pakai menjadi kontras di antara warna hijau daun kubis dan langit yang kelabu.

Para petani di Bukit Jengkoang menghasilkan berbagai komoditas sayur, terutama kubis dan wortel. Lahan yang tersusun berundak membuat proses tanam dan panen berlangsung hampir sepanjang tahun. Kondisi udara yang lembap pada musim hujan tidak menghentikan aktivitas para petani, meski jalur tanah menjadi lebih licin dan menantang.

Selain sebagai kawasan pertanian, Bukit Jengkoang juga menjadi salah satu tujuan wisata alam di Kota Batu. Banyak pengunjung datang untuk menikmati panorama perbukitan dan udara yang sejuk. Pembaca dapat menemukan informasi wisata Batu melalui situs resmi Pemerintah Kota Batu yang memuat data destinasi dan potensi lokal lainnya. (http://antaranews.com/berita/4690641/pemkot-batu-prioritas-kembangkan-agroindustri)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *