
SORAVISTA.ID, Kabupaten Malang – Udara sejuk pegunungan, hamparan hijau yang membentang luas, hingga suasana tenang yang jauh dari hiruk-pikuk perkotaan. Hal tersebut menjadikan Kebun Teh Wonosari sebagai salah satu wisata alam favorit di Kabupaten Malang. Berlokasikan di Lawang, tempat ini menawarkan panorama indah, dan juga menyimpan sejarah panjang yang menarik untuk diketahui.
Di balik hijaunya perkebunan teh yang luas, indah, dan ramai dikunjungi wisatawan saat ini. Ternyata Kebun Teh Wonosari memiliki asal-usul yang erat kaitannya dengan masa kolonial Belanda di Indonesia.
Baca Juga: Serunya Liburan Keluarga di Pantai Ngantep yang Masih Alami
Berawal dari Perkebunan pada Masa Kolonial
Sejarah ini dimulai pada sekitar tahun 1875 ketika sebuah perusahaan Belanda, yakni NV Cultur Maatschappy mulai membuka lahan perkebunan teh. Pada masa itu, kawasan pegunungan di Lawang masuk wilayah dengan dataran tinggi dengan suhu yang dingin dianggap sangat cocok untuk dijadikan tempat budidaya tanaman teh berkualitas tinggi.
Tanaman teh kemudian mulai dibudidayakan secara besar-besaran, karena memiliki nilai ekonomi tinggi dan menjadi salah satu komoditas penting yang diekspor ke berbagai negara Eropa. Dengan kondisi tanah yang subur serta iklim yang mendukung, kawasan Wonosari berkembang menjadi salah satu perkebunan teh terbesar di Jawa Timur.
Nama “Wonosari” berasal dari bahasa Jawa, yaitu gabungan kata wono yang berarti hutan atau alas, dan sari yang berarti indah, bersih, atau pusat/inti. Nama Wonosari tersebut dapat menggambarkan kawasan hijau dan alami yang berada di tengah lereng pegunungan.
Tetap Bertahan Hingga Sekarang
Meski telah melewati berbagai perubahan zaman setiap dekadenya, Kebun Teh Wonosari tetap bertahan hingga sekarang sebagai area perkebunan yang aktif. Setelah Indonesia merdeka pada 1945, pengelolaan perkebunan ini beralih dan terus dikembangkan hingga menjadi tempat wisata edukasi yang menarik bagi masyarakat.
Pengunjung tidak hanya dapat menikmati panorama kebun teh, tetap juga melihat secara langsung proses pengolahan teh khas Wonogiri di pabriknya. Suasana dingin khas pegunungan membuat banyak pengunjung memilih tempat ini sebagai lokasi untuk melapas penat dari aktivitas sehari-hari.
Kabut tipis yang turun di pagi hari menjadi daya tarik tersendiri. Hamparan tanaman teh yang tersusun rapi menciptakan pemandangan yang menenangkan mata sekaligus menghadirkan nuansa alami yang sulit untuk ditemukan di kawasan perkotaan.
Menjadi Wisata Favorit di Malang
Saat ini, Kebun Teh Wonosari dikenal sebagai salah satu ikon wisata alam di Kabupaten Malang. Selain menyuguhkan pemandangan indah, kawasan ini juga menyedikan berbagai fasilitas wisata seperti area outbound, wahana bermain, hingga penginapan dengan latar pegunungan Arjuno yang indah.
Banyak wisatawan datang untuk menikmati udara segar sambil berjalan menyusuri jalur perkebunan teh. Tidak sedikit pula yang memanfaatkan lokasi ini untuk berburu foto estetik yang akan diunggah dalam instastory. Karena lanskapnya Kebun Teh Wonosari yang hijau dan indah terlihat begitu memikat serta mampu memanjakan mata.
Keindahan alam yang dipadukan dengan nilai sejarah menjadikan Kebun Teh Wonosari bukan sekadar tempat wisata biasa. Kawasan ini menjadi saksi perjalanan panjang perkebunan teh di Indonesia. Serta mampu menjadi ruang alami yang terus menghadirkan ketenangan bagi setiap pengunjung yang datang.