Air Terjun Tumpak Sewu Tetap Dipadati Pengunjung di Awal 2026

Spot foto di Air Terjun Tumpak Sewu, (Sahwahita).

Wisatawan memadati kawasan wisata Air Terjun Tumpak Sewu pada Senin di awal Januari 2026. Meski hari kerja, para pengunjung tetap menuruni jalur menuju dasar air terjun untuk menikmati panorama alam yang menjadi daya tarik utama wisata di Jawa Timur.

Air Terjun Tumpak Sewu tepat di kawasan perbatasan antara Lumajang dan Malang. Lokasi ini dikenal memiliki panorama air terjun berbentuk setengah lingkaran yang menjadi daya tarik utama bagi wisatawan.

Baca Juga: Spot Foto Favorit wisatawan di Coban Pelangi.

Pintu Masuk Wisata Tumpak Sewu Mulai Ramai Sejak Pagi

Aktivitas wisata di kawasan Tumpak Sewu terlihat mulai ramai sejak area pintu masuk. Sejumlah pengunjung tampak datang menggunakan sepeda motor maupun kendaraan pribadi untuk membeli tiket masuk sebelum melanjutkan perjalanan menuju area air terjun. Pengelola kawasan wisata menetapkan harga tiket masuk Rp20.000 per orang, tergantung hari kunjungan.

Selain tiket masuk, pengunjung juga dikenakan biaya parkir kendaraan di area yang telah disediakan pengelola. Untuk sepeda motor tarif parkir berkisar sekitar Rp10.000, sedangkan kendaraan roda empat dikenakan tarif yang sedikit lebih tinggi.

Di sekitar loket, papan peta wisata yang menunjukkan jalur menuju panorama serta jalur turun ke dasar air terjun menjadi panduan bagi para wisatawan. Beberapa pengunjung terlihat berhenti sejenak untuk melihat rute perjalanan sebelum memulai eksplorasi kawasan wisata.

Pengunjung dari berbagai kalangan

Jalur Menuju ke Tumpak Sewu, (Soravista).

Pada hari itu, kawasan wisata terlihat ramai oleh pengunjung dari berbagai kalangan. Sebagian besar wisatawan yang datang merupakan anak muda dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka terlihat berjalan menuruni jalur berbatu menuju area bawah air terjun sambil sesekali berhenti untuk beristirahat dan menikmati pemandangan alam di sekitarnya.

Selain wisatawan lokal, kehadiran turis mancanegara juga menjadi perhatian di kawasan tersebut. Beberapa wisatawan asing tampak ikut menuruni jalur menuju dasar air terjun untuk melihat secara langsung keindahan Tumpak Sewu dari jarak dekat. Kehadiran mereka menunjukkan bahwa kawasan ini mampu menarik wisatawan domestik sekaligus pengunjung dari berbagai negara.

Begini Jalur Menuju ke Tumpak Sewu Harus Hata-Hati

Kondisi jalur menuju dasar air terjun cukup menantang, terutama setelah hujan turun. Tanah yang lembap dan bebatuan yang licin membuat pengunjung harus berjalan lebih hati-hati. Meski demikian, antusias wisatawan tetap tinggi untuk melanjutkan perjalanan hingga mencapai titik terdekat dengan air terjun.

Setibanya di area bawah, wisatawan dapat melihat secara langsung keindahan air terjun yang mengalir dari berbagai sisi tebing. Pengunjung sering memanfaatkan pemandangan tersebut untuk berfoto sekaligus mengabadikan pengalaman mereka selama berada di lokasi wisata.

Fenomena ramainya pengunjung pada hari kerja menunjukkan bahwa Tumpak Sewu masih menjadi magnet wisata alam di awal tahun 2026. Minat wisatawan, baik dari dalam negeri maupun mancanegara, memperlihatkan bagaimana destinasi alam seperti Tumpak Sewu terus menarik perhatian generasi muda yang gemar menjelajah dan menikmati pengalaman traveling di alam terbuka.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *