
Budug Asu, salah satu puncak di kawasan Gunung Arjuno, Kabupaten Malang, kerap disebut sebagai destinasi pendakian singkat. Dari titik awal pendakian, puncak Budug Asu umumnya dapat ditempuh dalam waktu sekitar 30 hingga 45 menit, tergantung kondisi fisik dan cuaca. Durasi yang relatif pendek ini menjadikan Budug Asu favorit pendaki lokal Malang Raya, terutama mahasiswa dan pendaki pemula yang ingin mendaki tanpa menyita banyak waktu.
Baca Juga : artikel lingkungan
Namun, singkatnya waktu tempuh sering kali menimbulkan persepsi keliru. Banyak pendaki menganggap Budug Asu sebagai jalur “santai” yang bisa ditempuh tanpa persiapan matang. Padahal, jalur menanjak curam dan tanah licin di beberapa titik membuat pendakian tetap menguras tenaga, meski hanya berlangsung kurang dari satu jam.
Hal ini dirasakan langsung oleh Raka, pendaki asal Kota Malang, yang ditemui di puncak Budug Asu.
“Katanya cuma setengah jam, tapi tanjakannya nonstop. Baru 20 menit aja napas udah berat,” ujarnya sambil tersenyum
Pengalaman Raka ini kerap dibagikan kepada teman-temannya dan memengaruhi cara pandang pendaki lain sebelum mencoba jalur Budug Asu.
Meski singkat, pendakian Budug Asu tetap memberi dampak fisik dan mental yang signifikan. Keringat yang bercucuran di jalur terjal berpadu dengan rasa lega saat tiba di puncak. Dari atas, pendaki disuguhi panorama alam Arjuno yang terbuka, sering kali diselimuti kabut tipis yang datang tiba-tiba.
Dalam beberapa bulan terakhir, Budug Asu semakin ramai dikunjungi, terutama pada akhir pekan. Merespons hal tersebut, relawan dan komunitas pendaki mulai memberikan edukasi tentang estimasi waktu tempuh dan risiko jalur. Langkah ini dilakukan tanpa mengubah karakter alami Budug Asu yang masih minim fasilitas buatan.
Pendakian Budug Asu membuktikan bahwa durasi bukan satu-satunya tolok ukur tingkat kesulitan. Dalam waktu kurang dari satu jam, pendaki diajak memahami pentingnya kesiapan fisik, manajemen napas, dan kewaspadaan terhadap alam. Dengan menyajikan durasi, tantangan, risiko, dan pengalaman emosional secara utuh, Budug Asu menghadirkan pengalaman pendakian singkat namun bermakna.
Maps menuju pendakian budug asu : https://maps.app.goo.gl/N8QqerNWbUsyZ9Qu5