Pantai Batu Bengkung Malang menjadi Destinasi Mahasiswa Menikmati Sunset

Pantai Batu Bengkung di Kabupaten Malang tidak hanya menjadi tujuan wisata umum, tetapi juga ruang pelarian singkat bagi mahasiswa dari rutinitas akademik yang padat. Dengan jarak tempuh sekitar dua jam dari pusat Kota Malang, pantai ini kerap dipilih mahasiswa sebagai tempat menikmati sunset sambil melepas penat setelah menghadapi tugas, ujian, dan aktivitas organisasi.

Baca Juga : Pantai Batu Bengkung Malang: Keindahan Karang Ikonik di Balik Risiko Ombak Selatan

Menjelang sore, sejumlah mahasiswa tampak duduk berkelompok di atas pasir dan karang, menunggu matahari perlahan turun di balik garis laut. Pemandangan sunset di Batu Bengkung menawarkan nuansa yang berbeda: langit jingga yang kontras dengan deburan ombak besar dan siluet karang raksasa menciptakan suasana dramatis sekaligus menenangkan . Bagi mahasiswa, momen ini menjadi jeda emosional yang jarang mereka dapatkan di tengah hiruk-pikuk kampus.

Rizal, mahasiswa asal Malang, mengaku memilih Batu Bengkung karena suasananya yang tidak terlalu ramai.

“Kalau sore, apalagi pas sunset, rasanya tenang banget. Bisa lupa sebentar sama tugas,” ujarnya. Pengalaman personal semacam ini kerap memengaruhi mahasiswa lain untuk memilih Batu Bengkung sebagai destinasi alternatif dibandingkan pantai yang lebih komersial.

Namun, menikmati sunset di Batu Bengkung bukan tanpa risiko. Ombak besar pantai selatan dan karang licin menjadi ancaman tersendiri, terutama ketika pengunjung terlalu fokus pada momen matahari terbenam. Pengelola pantai terus mengingatkan agar pengunjung tidak terlalu dekat dengan bibir pantai saat ombak pasang. Di satu sisi, mahasiswa ingin menikmati sunset sedekat mungkin dengan laut, di sisi lain keselamatan tetap menjadi prioritas.

Fenomena mahasiswa yang menjadikan Batu Bengkung sebagai ruang refleksi juga menunjukkan perkembangan pola wisata generasi muda. Wisata tidak lagi semata hiburan, tetapi sarana pemulihan mental. Hal ini menjadikan pantai tersebut cocok sebagai destinasi singkat tanpa banyak fasilitas buatan (Suitability), sekaligus mempertahankan keaslian alamnya .

Menjelang akhir tahun, jumlah kunjungan mahasiswa meningkat seiring padatnya kalender akademik. Dengan menyajikan gambaran utuh keindahan sunset, sisi emosional mahasiswa, serta potensi risiko Pantai Batu Bengkung hadir sebagai ruang alam yang indah sekaligus menuntut kesadaran.

Bagi mahasiswa, sunset di Batu Bengkung bukan sekadar pemandangan. Ia adalah momen singkat untuk bernapas, menata pikiran, dan kembali ke kampus dengan energi yang lebih utuh.

Maps Menuju Pantai batu Bengkung Malang: https://maps.app.goo.gl/oSMfZ61Xni1CDpz2A

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *