Coban Jidor dan Pengalaman Menikmati Alam Tanpa Keramaian

Coban Jidor merupakan salah satu air terjun yang berada di kawasan lereng pegunungan Malang Raya. Lokasinya tidak berada tepat di jalur wisata utama, sehingga suasananya masih relatif sepi dan alami. Bagi banyak pengunjung, perjalanan menuju Coban Jidor menjadi pengalaman tersendiri. Mulai dari melewati jalan setapak, pepohonan rapat, dan suara gemericik air yang perlahan terdengar sebelum air terjun terlihat.

Saat tiba di lokasi air terjun,kita langsung menyambut dengan debit air yang cukup deras. Air terjun mengalir jatuh dari tebing batu yang dikelilingi vegetasi hijau dan membentuk kolam alami di bagian bawahnya. Percikan air yang terbawa angin membuat area sekitar terasa sejuk, terutama pada pagi hari ketika sinar matahari menembus celah pepohonan dan kabut tipis masih menggantung.

Masyarakat sekitar sering mengaitkan nama “Jidor” dengan suara air terjun yang jatuh dan terdengar seperti dentuman ritmis dari kejauhan. Bagi warga sekitar, Coban Jidor tidak hanya menjadi destinasi wisata, tetapi juga menjadi bagian dari lingkungan yang mereka jaga bersama. Beberapa pengunjung lokal datang sekadar duduk di tepi sungai, merendam kaki, atau menikmati bekal sederhana tanpa terburu-buru.

Akses menuju Coban Jidor memang membutuhkan sedikit usaha, namun masih tergolong ramah untuk pengunjung yang terbiasa berjalan kaki di jalur alam. Pengelola menyediakan fasilitas yang masih minim di sekitar air terjun, sehingga pengunjung perlu membawa perlengkapan pribadi secukupnya dan menjaga kebersihan area.

Coban Jidor cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati alam tanpa keramaian, merasakan suasana hutan yang tenang, dan melihat air terjun dalam kondisi yang masih alami. Bukan tempat dengan banyak atraksi buatan, tetapi justru di situlah daya tariknya sederhana, tenang, dan apa adanya.

Baca Juga: Tumpak Sewu,Air Terjun Ikonik di Perbatasan Lumajang–Malang

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *