Gunung Penanggungan via Tamiajeng

Gunung Penanggungan
Pemandangan di jalur Tamiajeng. (Sahwahita)

Jalur Tamiajeng menjadi salah satu rute favorit menuju puncak Gunung Penanggungan. Alasannya sederhana aksesnya mudah, pemandangannya terbuka sejak awal jalur, dan waktu tempuhnya relatif singkat. Banyak pendaki memilih rute ini ketika ingin menikmati pendakian cepat di akhir pekan, tanpa harus membawa perlengkapan terlalu rumit.

Berbeda dengan jalur yang masih melewati hutan rapat, Kamiajeng langsung menyajikan area terbuka dengan ilalang dan bukit kecil di sekitarnya. Langkah pertama pendaki sudah disambut panorama luas ke arah kota dan lembah. Di sinilah biasanya pendaki mulai merasakan ciri khas Penanggungan: trek yang tidak panjang tapi berisi tanjakan curam. Pendaki akan langsung menghadapi tanjakan curam begitu memulai jalur cocok untuk “pemanasan serius.” Namun, banyak orang tetap menganggap jalur ini ramah bagi pemula karena medannya jelas, terbuka, dan mudah dilalui.

Ciri khas jalur Tamiajeng adalah tanjakan-tanjakan yang tidak panjang tetapi intens. Trek didominasi tanah dan batu kecil, sehingga sepatu dengan grip baik sangat membantu. Momen yang sering terjadi pendaki berhenti, bukan hanya untuk istirahat, tapi juga memotret pemandangan di belakang mereka. Dari titik tertentu, punggungan bukit terlihat jelas, dan Gunung Arjuno–Welirang tampak megah sebagai latar belakang.

Tanjakan-Tanjakan Pendek yang Menguras Napas

Bagian menuju puncak dari Kamiajeng adalah segmen paling menantang. Tanjakannya tegak dan medannya berbatu. Pendaki sering menyebut bagian ini sebagai “tanjakan pamungkas” karena bagian inilah yang benar-benar menguji energi tersisa mereka. Namun begitu sampai di puncak, rasa lelah berubah jadi kepuasan. Area puncak Penanggungan tidak terlalu luas, tapi cukup untuk membuat pendaki menikmati pemandangan 360 derajat pegunungan Arjuno–Welirang, Gunung Bekel, Gugusan Anjasmoro, hingga permukiman yang tampak seperti titik-titik cahaya.

Penanggungan bukan sekadar gunung pendek. Ia menawarkan paket lengkap: jalur cepat, sejarah yang nyata, pemandangan luas, dan suasana yang bikin tenang. Tidak terlalu ekstrem, tidak terlalu ramai, dan punya karakter yang berbeda dari gunung-gunung lainnya.

Bagi sebagian orang, Penanggungan adalah gunung “pemanasan”. Bagi lainnya, tempat kabur singkat dari rutinitas. Namun banyak pendaki yang sudah pernah naik langsung menempatkan gunung ini dalam daftar “paling ingin mereka kunjungi lagi.”

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *