
Di balik jernihnya aliran air Sumber Taman di Kota Malang, tersimpan persoalan yang jarang terlihat. Saat menelusuri area belakang sumber, kejernihan air yang mengalir ke persawahan ternyata bercampur dengan sisa-sisa sampah plastik yang mengendap di dasar aliran.
Kondisi Jernih di Bagian Hulu
Bagian utama Sumber Taman masih tampak terawat. Air mengalir pelan dari bebatuan dan pepohonan rindang. Aliran itu menciptakan suasana teduh, dan pengunjung menikmati ketenangannya. Dari kejauhan, kejernihan air terlihat menyegarkan dan mencerminkan keasrian kawasan.
Namun, pemandangan langsung berubah saat kamu melipir ke area belakang yang sepi pengunjung. Bagian itu tampak lebih sepi dan jauh dari jangkauan area utama.

Sampah Plastik di Dasar Aliran
Di sisi belakang sumber, aliran air yang sama jernihnya ternyata menyimpan persoalan berbeda. Dasar sungai kecil itu menunjukkan tumpukan sampah plastik—mulai dari bungkus makanan ringan, plastik minuman, hingga potongan kemasan yang tertahan di bebatuan.
Meski permukaan air terlihat bersih, lapisan bawahnya menampilkan kenyataan bahwa kebiasaan membuang sampah sembarangan masih terjadi di sekitar kawasan tersebut.
Air Tetap Mengalir ke Area Persawahan
Air dari Sumber Taman mengalir menuju area persawahan di bagian bawah. Aliran ini membawa kekhawatiran baru karena sampah anorganik ikut terbawa. Sampah itu bisa menumpuk di saluran irigasi, mencemari tanah, dan memengaruhi kualitas air yang dipakai petani.
Kurangnya Pengawasan di Area Belakang
Dari pengamatan di lokasi, area belakang Sumber Taman tampak jauh lebih sepi dan tidak terjangkau dari titik utama wisata. Tidak terlihat adanya papan imbauan, tempat sampah, maupun petugas yang memantau kawasan tersebut. Kondisi ini membuat bagian belakang sumber tampak kurang terkelola dibanding area utamanya. Sampah plastik yang mengendap di dasar aliran air mengindikasikan bahwa kawasan ini jarang dibersihkan dan kerap luput dari perhatian.
Kondisi ini menunjukkan perlunya pengelolaan kawasan sumber air secara merata, bukan hanya di titik-titik yang terlihat. Kesadaran pengunjung dan warga sekitar juga penting agar keasrian Sumber Taman tetap terjaga menyeluruh, baik di area utama maupun bagian belakang yang tidak banyak dilirik.
Kejernihan air Sumber Taman memang menjadi daya tarik utama kawasan tersebut. Namun, tanpa perhatian terhadap bagian-bagian yang tersembunyi, keindahan itu dapat perlahan hilang. Sampah plastik yang mengendap menjadi pengingat bahwa menjaga sumber air bukan hanya urusan petugas, tetapi tanggung jawab semua orang yang menikmatinya.
